SUPERNOVA – Petir

Menceritakan tokoh Elektra, Dewi Lestari berusaha memunculkan karakter dengan ciri khas yang kuat. Dimulai dari cerita masa lalu Elektra dengan adiknya Wati, kedekatanya dengan Wijaya elektronik dan Eleanor, kepergian sang ayah,  Elektra si pawang petir, dan segala sesuatu selanjutnya yang berlangsung begitu saja. Sesuatu yang sama sekali tidak terbayangkan oleh Elektra sebelumnya.

Elektra anak dari seorang tukang servis elektronik, yang kurang gaul, yang pakaianya kebanyakan di dapat dari warisan warisan saudaranya, sementara Wati adik yang modis, selalu bergaya ketika di depan kamera, dan sempat punya pacar beberapa kali. Setelah ayahnya meninggal dunia dan di tinggal adiknya ke Tembagapura bersama suaminya, Elektra menjadi pengangguran yang ga jelas arah dan tujuanya, yang menganggap telor adalah barang mewah, sampai ahirnya surat konyol dari STIGAN diterimanya. Surat yang sama sekali dia tidak tau siapa pengirimnya, surat yang bisa membuat Elektra berbuat konyol, sampai sampai mencari pemakaman terdekat untuk membalas surat STIGAN ini. Ibu Sati, yang rumahnya tidak begitu jauh dari rumahnya, rumah yang ia anggap sangat menakutkan seperti rumah misterius milik nenek sihir ketika masih kecil dulu, sekarang menjadi rumah yang paling sering ia kunjungi untuk mengisi jam jamnya yang sebelumnya hanya terbuang buang di depan komputer untuk onlen seharian. Ibu sati, wanita keturunan india, yang senang sekali memberikan jawaban abu abu kepada Elektra,wanita yang menunjukkan pintu kepada Elektra, yang selanjutnya Elektra sendiri yang harus membukanya.

Supernova edisi ke tiga ini tidak menghadirkan motivasi atau inspirasi bagi pembacanya. Di tegah laris manisnya buku buku lokal yang manawarkan motivasi dan inspirasi, supernova menjadi buku yang mengajak kita untuk menjadi pembaca yang imajinatif. Tidak banyak novel lokal yang seperti ini sekarang (setidaknya saat saya menulis artikel ini). Dewi Lestari adalah penulis yang cerdas dengan imajinasi yang baik, ide idenya vulgar, tapi masih reasonable untuk di baca, bahkan recommanded menurut saya. So, ini buku yang bagus dan wajib di baca.

sekian ©Putratanu

Iklan

Wayang Kulit Masuk Situs Dunia yang Patut Dinikmati Kaum Muda [Dari 936 daftar situs warisan dunia yang diakui UNESCO, ada sepuluh situs dunia yang patut dikunjungi kaum muda]

Kaum muda tentunya gemar dengan yang namanya traveling dan berwisata. Mengunjugi situs warisan dunia, menjadi salah satu tujuan wisata yang bukan saja menyenangkan tetapi juga dapat memperkaya wawasan dan pengalaman. Kita dapat belajar mengenai sejarah, geografi, keindahan luhur situs warisan dunia yang ada di Bumi.

National Geographic Travel membuat daftar dari 936 daftar situs warisan dunia yang diakui UNESCO, ada sepuluh situs dunia yang patut dikunjungi kaum muda. Salah satunya ialah pertunjukkan Wayang Kulit yang berasal dari Indonesia.

Wayang Kulit merupakan salah satu kesenian leluhur Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah. Boneka kayu tiga dimensi yang dikenal dengan sebutan wayang, menjadi salah satu repertoar yang dimainkan oleh dalang. Boneka kayu tersebut digerakkan di balik layar yang terbuat dari kain putih panjang yang membentang.

Pantulan bayangan boneka kayu dari kain putih menciptakan dramatisasi cerita sekuler yang dibalut religi. Ini menjadi sebuah seni pertunjukan di tangan seorang dalang yang lihai memainkan lakon.

Saat gerakan mistis adegan per adegan wayang dimainkan dalang, alunan musik gamelan, drum, gong, suling bambu mengiringinya. Cerita yang disuguhkan dalam pertunjukkan wayang mulai dari moralitas, epos India dan Persia, kritik, dan satir sosial. Dari wayang, snak-anak dapat belajar mengenai moral dan cerita kehidupan.

Selain Wayang Kulit terdapat sembilan situs warisan dunia lainnya. Di antaranya Karnaval Barranquilla, Kolombia. Karnaval ini menyuguhkan berbagai atraksi, koreografi tari, musik, dan kostum unik selama empat hari berturut-turut. Ini merupakan bentuk perayaan multikultural masyarakat Eropa, Afrika, dan akar adat Pantai Karibia.

Selanjutnya, Giant Causeway, County Antrim di Irlandia Utara yang merupakan formasi vulknik. Dekat dari lokasi itu terhampar sekitar 40 ribu bebatuan yang berbentuk heksagonal. Tempat ini terbentuk melalui proses vulkanologi selama 60 juta tahun yang lalu. Ketika lava cair dingin dengan cepat karena kontak langsung dengan air laut kontak lalu mengkristal menjadi pilar-pilar basal.

Sydney Opera House, Sydney, Australia, menjadi lokasi berikut. Bangunan ini memiliki arsitektur revolusioner panggung untuk seluruh dunia. Dengan struktur melengkung dari beton yang bebentuk meyerupai kerang besar. Sydney Opera House tersohor di dunia sebagai tempat seni petunjukan dan sebagai ikon kota Sydney.

Lokasi ini juga menjadi tempat pertunjukkan seni tersibuk di dunia dengan lebih dari 1.750 pagelaran setiap tahunnya.

Lalu, Colosseum, Roma, Italia. Sebuah tempat panggung teater berbentuk elips yang awalnya terselimuti batu kapur. Di bawahnya terdapat labirin bawah tanah, di mana terdapat terowongan dan kurungan. Dulunya, para gladiator dan binatang seperti badak, gajah, singa, harimau, buaya, dan fauna ganas lainnya yang dikandangkan sebelum pertunjukkan.

Masuk juga dalam daftar ini Sian Ka’an, Quintana Roo, Meksiko. Merupakan hutan mangrove yang tertutup Semenanjung Yucatán kerap dijadikan taman bermain air yang juga dipercaya sebagai sisa reruntuhan suku Maya yang misterius. Sian Ka’an, yang berarti “Di mana Langit itu Lahir” adalah cagar biosfer di pantai timur Semenanjung Yucatán yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Dilanjutkan dengan Serengeti National Park di Tanzania. Camp yang terletak di bawah langit Afrika ini merupakan tempat migrasi hewan terbesar di dunia tersohor sebagai wilayah konservasi yang dilindungi. Rusa, zebra, rusa ktub bersama hewan karnivora lainnya menjadi bintang di Serengeti National Park. Mereka membentuk sebuah komunitas terbesar di dunia, tempat ini juga merupakan pusat terkonsentrasinya predator besar di dunia.

Dinosaur Provincial Park, Alberta, Kanada. Merupakan taman situs fosil dinosaurus terbaik di dunia, menawarkan wisata safari anak untuk memahami dunia fosil. Para ahli telah menemukan lebih dari 35 species Dinosaurus di tempat ini.

Hawai’i Volcanoes National Park, Hawaii, ialah gunung berapi yang paling aktif di dunia dan masuk dalam daftar sepuluh situs yang wajib dikunjungi kaum muda. Menurut mitologi Hawaii, kaldera Halema‘uma‘u dari Kilauea adalah rumah api Pele – yang merupakan dewa api, petir, angin dan gunung berapi. Tempat ini merupakan tempat terbaik untuk mengamati bagaimana komponen-komponen geologis membentuk planet kita.

Situs terakhir adalah Göreme National Park dan Situs Batu Cappadocia, Turki. Lokasi ini memungkinkan kita melihat batu dengan bentuk yang mengagumkan. Central Turkey’s Göreme Valley awalnya merupakan wilayah kering batu vulkanik lalu tererosi sehingga membentuk batu yang luar biasa.

Bentuknya seperti menara yang menjulang tinggi dan berbentuk kerucut tajam sebagai tiangnya. Di ujungnya terdapat batu keras sebagai atapnya. Batu ini sering disebut cerobong peri. Di dalam batu tersebut para keluarga dapat bermalam, seperti hotel di dalam goa.
(Sumber: National Geographic Travel)

Jogja in 42 hours (18 july 2011)

Hari senin kemarin tepatnya tanggal 18 juli, kami beberapa mahasiswa yang sudah bosan dengan kehidupam kota dan kegiatan perkuliahan, pergi berangkat berlibur ke jogjakarta, tempat plesiran impian bagi beberapa mahasiswa.

pagi pagi sekali saya sudah bersiap buat pergi. Menjelang jam lima pagi imam teman saya datang ke rumah dan kita langsung berangkat ke stasiun. Sebelum sampai stasiun kita memutuskan untuk mampir sebentar di RS husada utama untuk memjemput seorang dari teman kita. Sesampainya di stasiun, tidak lama kemudian datang satu kawan terahir seperjalanan kita yaitu dio. Dengan tekad setebal baja, dan duit setipis iman, kita mantap memesan tiket EKONOMI seharga Rp24.000 tujuan jogja, dan bersiap memulai perjalan kita.

Saat saya menunggu kreta datang, perasaan saya mulai was was dalam hati saya bertanya tanya “ntar dapet duduk ga ya? Bisa gempor kaki kalo ga dapet”. Dan pahlawan besi yang kita tunggu, kereta api pasundan jurusan surabaya – bandung ahirnya datang juga. Mengambil ancang ancang bak seorang pelari saya dan rekan rekan saya mulai mencari gerbong nomor dua, sesuai dengan tulisan yang ada di tiket kita. Senggol kanan, senggol kiri kita masuk dengan lincah bak angkot lepas dari terminal, kita segera mencari tempat duduk, dan kehawatiran saya tadi terjawab sudah. Kita mendapat kursi paling ujung, dan saya duduk dekat jendela.

Tak perlu lama menunggu kereta kita mulai bergerak, dan mulai membawa kita ke tujuan kita, jogja. Udara pagi yang masih segar masuk lewat atas jendela di samping tempat duduk saya dan membuat perjalanan semakin weenaaakk. Stasiun demi stasiun mulai kami lewati, dan pedagang asongan pun mulai mengeluarkan jurus jurus mereka “yang pecel.. yang pecel.. yang mijon.. yang mijon(ejaan sebenarnya mizone)” satu dua orang menjadi korban rayuan pecel dan mijon mereka.

Kereta terus berjalan, tak terasa kita sudah mulai masuk ke daerah jawa tengah, dan hari semakin terik. Panas matahari semakin menjadi jadi. Di tengah kesabaran kita menahan panasnya matahari, tiba tiba kereta berhenti di stasiun kecil di Solo, sebelum stasiun balapan. Dari jauh sayup sayup terdengar suara “kereta pasundan tujuan jogja bandung dari surabaya berhenti di jalur tiga untuk perbaikan” . cukup lama kami menunggu di sana, menerka nerka apa sebenarnya yang di maksud dengan “perbaikan”. Berkali kali kita melihat lokomotif kita maju mundur bawa gerbong, dan ternyata yang di maksud dengak “perbaikan” adalah penambahan satu gerbong di belakang. Setelah gerbong tertancap, pak masinispun juga segera tancap gas buat melanjutkan perjalanan.

tuuut… tuuuut… gujes.. gujes… (suara kereta api)

ga lama dari peristiwa di solo tersebut, kita sampai di stasiun lempuyangan jogja. Sampai disana kita istirahat sebentar, dan sekaligus teman teman cari mushola buat ibadah. Karena saya anak muda yang kreatif saya berinisiatif buat tanya bapak bapak kemana jalan buat ke malioboro. Dengan cepat bapak itu menjawab pertanyaan saya, dengan penuh konsentrasi saya mendengarkan kata kata bapak tersebut dan saya dengan tegas saya mengangguk dan menjawab “oo iya pak iya pak” (padahal saya Cuma neges, aslinya bingung sama jalan).

Karena hari sudah sangat siang sekali, sangat besar hasrat kita buat mencari tempat makan terlebih dahulu. Setelah itu, kita langsung cabut menuju malioboro. Dari depan stasiun kita mulai berangkat ke malioboro, dengan perut yang sudah terisi, kaki kita mulai melangkah dengan mantap menyusuri jalan kota jogja. Sekitar 20 menit sudah kita berjalan kaki dan ahirnya kita melihat papan jalan bertuliskan “jl malioboro”. Sambil melihat peta yang kita bawa, kita terus menyusuri jalan malioboro untuk mencari tempat penginapan. Tengok kanan tengok kiri banyak bule bule yang sedap di pandang.

Selang tak seberapa lama, ahirnya kita sampai di penginapan, harga semalam sekamarnya 105 ribu. Lumayan lah, di bagi orang empat Cuma 26 rebu doang kan tiap orangnya. Setelah menaruh barang barang di kamar, saya orang pertama yang menuju kamar mandi untuk menyegarkan diri dan menghilangkan bau bau ga jelas dari kereta ekonomi tadi. Setelah semuanya membersihkan diri, ahirnya kita mulai perjalanan pertama kita.

Tujuan pertama kita adalah monumen tugu. Monumen bersejarah kota jogja ini menjadi awal petualangan kita di jogja. Sebenarnya masih terlalu sore ketika kita datang ke sana, sehingga kita belum bisa melihat lampu lampu bagus yang warna warni di sana. Tiba tiba terlintas ide di kepala teman saya imam, buat ke masjid dulu nunggu maghrib (benar benar anak sholeh).

Selesai manghriban, kita kembali ke monumen tugu lalu langsung ke malioboro. Sepanjang jalan malioboro itu, saya melihat banyak sekali yang berjualan oleh oleh khas jogja, mulai dari kaos, sampe kerajinan perak, dan tentu saja banyak bule bule yang cling cling bling bling di sana. Panjang jalan malioboro sudah kita lahab sampai habis, sekarang saatnya kita mencari tempat buat mengisi perut kita (lagi). Ahirnya warung angkringan dekat stasiun tugu lah menjadi tempat beristirahat kami. Duduk lesehan di pinggir jalan sambil menikmati sego kucing, gorengan, dan es teh manis mungkin jarang bisa kita jumpai di kota besar seperti surabaya, maklum anak kota. Setelah perut kenyang dan kaki sudah gempor, kita kembali ke penginapan buat beristirahat.

Ketika mata belum rela untuk di buka, saya harus terbangun dan bersiap untuk petualangan selanjutnya hari itu. Bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi, habis mandi kunaik lagi… ke atas tempat tidurku.
*bagian paling SKIP

Jam menunjukkan pukul delapan kurang dua puluh menit, kita pun bergegas pergi ke stasiun tugu untuk memesan tiket pulang. Petualangan pun di mulai kembali. Target pertama kita adalah datang ke Benteng Vredeburg, benteng belanda yang satu ini cukup besar, namun tidak terlalu besar (Menunjukkan bahwa penulis tidak konsisten). Melihat lihat bangunan benteng tersebut dan melihat diorama diorama di dalamnya dan tentu saja tidak lupa saya dan seorang teman saya (baca rifqi) mengambil foto di sana ALLRIGHT!

Selesai kita berputar putar di dalam benteng tersebut kita pun melanjutkan petualangan kita ke pasar beringharjo untuk membeli sarapan (actualy it was a launch okay), dan ketika sarapan itu juga pertama kalinya saya makan sate dengan gubis dan tomat, mungkin pertamanya tampak aneh dan tak bersahabat, tapi begitu di coba, beuh.. sadis mameen rasanya.. wenaaaak tanteee!!

Lepas dari jeratan sate yang begitu sadis menyiksa lidah saya, kami langsung menuju daerah kraton dan sekitarnya. Melewati tempat tempat yang biasanya di buat syuting FTV di SCTV, mata saya tidak hentinya lirik sana lirik sini, mencari siapa tau ada artis yang lagi syuting dan kita bisa numpang ngeksis di kamera (menunjukkan bahwa penulis ini norak).ahirnya kita sampai juga di masjid keraton, sampai di sana saya copot sepatu, taruh tas, dan langsung tengkurap (menunjukkan betapa lelahnya si penulis).

Lepas dari waktu duhur, dan jam sudah menunjukkan pukul 12.30, kita lanjutkan merjalanan ke museum affandi, tapi sebelumnya kita harus berjalan ke koridor trans jogja yang ada di depan gedung gede, ato biasa di sebut istana kepresidenan. Setelah membeli tiket seharga 3000 rupiah ini, kita bisa menuju ke mana saja tempat di jogja, hanya dengan sekali bayar (meskipun oper bis) so, tunggu apa lagi? Untuk menuju museum affandi kita perlu oper bis trans jogja, dari trayek 1A turun di SGM, oper ke 4B, setelah itu turun di koridor UIN. Perjalanan pun kita lanjutkan lagi dengan berjalan kaki. Dengan stamina yang sudah menurun, dan beban ransel yang beratnya sekitar 5 sampai 10 kg, membuat saya dan rifqi jadi seperti onta, dikit dikit minum.

Setelah berjalan sekitar 15 menitan, kita sudah sampai di museum affandi. Museum yang sekaligus rumah alm affandi dulunya ini memiliki bentuk yang sanyat unik, atap rumahnya seperti daun, unik sekali. Di sana banyak koleksi lukisan affandi dan mobil pribadinya. Tidak semua lukisan di jual, namun ada beberapa yang di jual dengan harga fantastis!
Hari sudah menjelang sore, dan kitapun harus kembali melanjutkan perburuan kita yang selanjutnya, yaitu oleh oleh dan tentu saja makan. Kita pun kembali ke daerah malioboro untuk mencari makan, tidak lama kita berjalan, ahirnya kita menemukan bakul sate 5000 rupiah 10 tusuk plus satu lontong, tak perlu berlama lama, kantong mahasiswa kami yang sudah mulai mengering ini, langsung menyetujuinya.

Selesai makan sate kita lanjut ke daerah pathok, buat cari oleh oleh bakpia yang sudah sedari lama di pesan sama orang rumah. Ga perlu waktu lama buat memilih bakpia tersebut, karena di mata saya semuanya yang ada di situ ENAK! Setelah kita mendapat beberapa bungkus bakpia pesanan orang rumah, kita melanjutkan mencari souvenir kota jogja di malioboro. Sejauh mata memandang, saya melihat seseorang melukis dengan cat arcliric di atas keramik, saya langsung tertarik dan kemudian menghampiri pelukis tersebut dan mulai merayu bapaknya supaya ngasih harga murah, ahirnya benar saja, saya mendapatkan harga murah.

Belum puas dengan lukisan itu, saya kembali mencari oleh oleh lagi, kali ini sasaranya adalah kerajinan dari perak. Ternyata di tempat tidak jauh dari saya berdiri, ada seorang ibu ibu yang sedang membereskan barang daganganya tanda mau pulang. Dan di sana terlihat hiasan perak yang saya inginkan. Saya langsung menghampiri dan langsung mngeluarkan jurus jurus saya. Ternyata ibu tersebut tidak bisa melawan jurus saya masih sangat ampuh, kerajinan perak seharga 125 rebu bisa saya bawa pulang dengan harga 50 rebu (gue emang berbakat).

Lelah saya berkeliling keliling, saya dan teman teman saya memutuskan beristirahat di masjid DPRD setempat. Malam ini kita memang sudah tidak menyewa penginapan karena duit kita sudah pada habis. Tidak perlu waktu lama bagi kita di masjid DPRD itu, karna si penjaga masjid itu dengan sigap mengusir kita dengan alsan “masjid mau tutup mas”. Kita pun berusaha mencari tempat lagi untuk beristirahat, dan ahirnya kita berhenti di tempat angkringan kemarin. Karena sangking penasaranya, kita dengan kopi joss (kopi dengan areng panas) kita ahirnya memutuskan membeli kopi tersebut. Berharap supaya tetap terjaga, saya dan rifqi ternyata sudah tidak tahan buat tidur, dan tinggal lah dua rekan saya yang lain yang berjaga malam. Saya dan rifqi tertidur disana sampai warung angkringan tersebut mau tutup, dan lagi lagi kita tidak tau mau kemana lagi. Karna kita mahasiswa yang KREATIF, sekali lagi saya tegaskan KREATIF! bukan ga punya duit atau serba kere! Ahirnya teman saya, dio mengusulkan untuk beristirahat di masjid stasiun saja. Dengan mata yang sudah ngantuk, ransel yang berat, dan kaki yang sudah gempor sedari kemarin berjalan kaki terus kita menuju ke stasiun, dan di sana kita beristirahat sampai pagi.

Pukul setengah delapan kereta yang membawa kami pulang ke surabaya sudah mulai berergerak meninggalkan kota jogja, dan kita pun ahirnya sampai kembali di surabaya dengan selamat.

©Putratanu

Stasiun Tugu

Smada #HalamanDua

oke kita lanjutkan cerita saya tentang guru di smada.

12. bu kurniasih (bu eeng/bk)

bu eeng ini guru bk sekaligus wali kelas saya di kelas X. hmm untuk kriteria wali kelas bu eeng cukup oke lah. peduli sama anak buahnya. hehe. waktu pertama kali ibu ini kesan pertamanya cukup mengejutkan. dia langsung tau plus hafal nama anak buahnya! CENAYANG! bu ini juga sering bantuin anak buahnya buat bayar spp,, jadi gg perlu jau jau turun. makasi ibu guruuu… 🙂

13. bu kunti pertiwi (bu kunti/matematika)

bu kunti,, termasuk pembelian terbaik smada setelah pak sheila~math. bu kunti ga terlalu serius seperti pak samsul, cenderung banyak guyon. eee…. tampaknya ingatan saya tergerus usia ini,, saya suda agak lupa cerita jaman jadul sama bu kunti ini. tapi yang jelas dia guru yang di atas rata rata kok kalo ngajar 🙂

14. Drs. Hirman Pratikno (pak hirman/sejarah)

satu slogan saya buat pak hirman. INGAT PAK HIRMAN, INGAT DEWA BUDJANA!.. jreenngg..jreenngg..

(ampun pak.. hehe). pak hirman ini guru sejarah paling oke di smada (#1). dia mengajar saya waktu kelas X, juga beberapa kali di kelas XII menggantikan guru sejarah saya. pelajaranya seru, paling komunikatif, paling humoris, pokoknya dia juara bertahanya guru mata pelajaran sejarah.tapi saya masi sering di sindir masalah pindah kelas saya (aduh pak ampun pak,, masak udah lulus masi di sindir).

tapi dua jempol buat pak hirman 🙂

15. Drs Hisyam (pak hisyam/ seni)

pak hisam ini sempat mengajar saya 2 tahun di smada, kelas X sama kelas XII. satu kata buat diskripsikan pak hisyam yaitu “diam”. guru yang super sunyi ini sangat sangat jarang bicara.. tapi sekalinya komen pedes kaya cabe

Sebenarnya ga banyak juga sih yang bisa saya tulis tentang bapaknya.. ya karena sikap “diamnya” itu sekalipun dua tahun saya seatap sama bapaknya, jadinya no komen aja deh

16. Drs asmiadji (pak asmiadji/olga)

pak asmiadji

kata kata saya kalo pak asmiadji itu bos smada cukup beralasan. dengan sekali bentak saja, anak anak satu lapangan yang tadinya ga tertib barisnya ketika upacara, langsung tertib. pak ini juga guru olga paling susah di nego. minta ampun kalo uda praktek olga! tapi pak ini 2 kali ngasi bonus sama saya, yang pertama waktu kelas X prakrik touching run, waktu yang mestinya 45 detik, saya yg 47 detik di luluskan. yang ke 2 waktu remidi praktek olga kelas XII, cowok yang laen di suru 3 putaran, saya di beri 2 putaran.

asik.. asik..

pak asmiadji salah satu guru yang paling saya ingat di smada! 🙂

17. Mardiyanto (pak mardi/ TIK)

wah.. buat adek adek kelas, sayang banget kalo kalian gg sempet di ajar pak mardi ini. guru TIK paling canggih ya pak mardi ini. palajaran yang paling mengesankan di kelas pak Mardi ini itu pelajaran corel draw. beuhhh.. kalo pake corel perfect bgt! halus seperti aslinya! tapi sayangnya waktu saya menginjak kelas XII, pak mardi mengundurkan diri. 4 jempol buat pak mardi yang jago deh!

18. Sugeng (pak sugeng/mulok)

hmm.. apa ya yang mesti saya diskripsikan?. guru ini asik, tidak terlalu banyak peraturan, aktif mengajar, nilai lancar. saya sering minta software sama pak yang ini. dia juga sempet ngajar saya 2 tahun, kelas X sama kelas XI. ya wes pokoknya pak ini paling cukup oke lah kalo ngajar. 🙂

19. Noor Handayani Spd (bu nur/pkn)

bu nur ini standar guru deh kyknya. ga ada sesuatu yang mencolok banget. datang-mengajar-selesai.

tugas paling cumak buat persentasi, ulangan paling ya gitu gitu aja, terus apa yang mesti saya komentari? hmm.. tapi guru ini cukup banyak menerangkan di kelas, jadi dengerin aja baek baek, ntar biasanya kalo ulangan keluar soalnya. saya rasa itu saja komentar saya buat bu nur.

20. Deni sensei (sensei deni/jepang)

putih, sipit, nampak seperti jepang asli datang ke indonesia. sensei yang satu ini agak jaim kalo ngajar di kelas,, tapi benernya orang ini keitung orang yang gaul, suka otomotif motor sih terutama.baydewey ampun ya sensei kalo dari kelas X sampe kelas XII ga bisa bhs jepang sama sekali, nol potol wes..

hehe.. tetep jadi orang gaul sensei 🙂

21. Wahyudi (pak wahyudi/ agama islam)

pak wahyudi ini selain guru saya di SMA, juga guru saya di SMP. kok ketemu lagi ya pak??

oke, kita langsung mulai saja, pak wahyudi ini cukup konsisten dalam mengajar, yaaa.. masi keitung mengajar lah..waktu saya di ajar guru ini tidak terlalu banyak aturan, jadi agak sedikit bebas. dia cumak mengajar saya setahun saja, hanya di kelas X. untuk guru agama, saya cukup dapat ilmu dari kelasnya.

makasi bapak 🙂
©Putratanu

Smada #HalamanSatu

1. Sri Partiwijani (Ibu Eni / Biologi)

Ibu Eni menurut saya guru yang baik, disiplin tinggi, berdedikasi, dan peduli dengan siswanya. Karakter yang sangat disiplin membuat siswanya sangat takut untuk telat mengumpulkan tugas, sekali telat nyawa taruhanya -hahaha-. 

2.Sulkan (abah sulkan/fisika)

Pertama kali bertemu dengan beliau, saya langsung tidur. Bisa jadi terhipnotis mantra fisika beliau yang luar biasa hebat. Setelah tertidur selama satu semester, akhirnya saya bangun, tapi habis gitu tidur lagi sih, kena mantra fisika lagi. Setelah melewati semester pertama -yang kena mantra tidur itu- , kemudian saya sadar kalo beliau sudah berubah, sudah tidak menggunakan mantra tidur lagi waktu mengajar, sekarang beliau mengajar dengan senyuman. cieeeh. 

3. Dra. Kasminarti (Ibu Min/kimia)

Selama tiga tahun saya belajar di SMA, beliau selalu menjadi pengajar kimia saya. Seingat saya, tidak sekalipun beliau nampak marah ketika mengajar saya. sabar sekali ketika menyampaikan materi. Banyak teman saya jadi tertarik bahkan jadi jago kimia ketika dibimbing beliau, kecuali saya, iya saya.

4.M.Sjamsul (Pak Sjamsul/matematika)

Beliau termasuk guru yang tidak gagap teknologi. Selalu menggunakan laptop dan LCD ketika memberikan materi. luar biasa kan
-sebenernya biasa aja sih, ga luar biasa banget-  

5. Dra Menik (bu menik/ b indo)

Beliau guru bahasa Indonesia, yang paling sering memanggil saya kedepan setelah ujian karena setiap ujian saya selalu salah menggunakan huruf kapital waktu menulis nama, iya cuma nama, iya tapi salah terus nulisnya, iya tapi itu kan kata ibunya, bukan kata penulis (titik)

6.Dra Siti Hindun (bu hindun / b Indonesia)

Tidak banyak yang bisa diceritakan dari ibu Siti Hindun selain betapa datarnya si ibu.

7. Endang Prihatin (bu endang / B Inggris)

Beliau relatif muda waktu itu -sebenernya ga muda muda amat sih-. 
yang saya ingat, lebih sering beliau bercerita tentang pengalamanya dibandingkan memberikan materi bahasa inggris, jadi bisa ngomong ngalor – ngidul sampai jam pelajaran selesai.

8. Drs Sugeng makmur (pak sugeng/ b ing)

Pak Sugeng relatif berkebalikan dari ibu Endang, lebih sering memberikan materi, tugas, mengajar di lab bahasa. Ga banyak juga yang bisa dicaritakan mengenai beliau, kecuali tugas tugasnya itu yang semlohe banyaknya.

9.Dra Herina reni (bu herina/ ekonomi)

Mau nilai tugas 90? ulangan 100? satu hal yang paling diingat dari beliau adalah tidak bakhil ketika memberikan nilai, bahkan sampe tumpé – tumpé. Beliau termasuk guru senior waktu itu, ketika saya naik ke kelas XI beliau pensiun dari kegiatan belajar mengajar.

10. Dra Kiswerdiningsih (bu kis/sosiologi)

Kesan pertama guru ini sangat garang dan penuh teror, karena di hari pertama pelajaran sosiologi waktu itu, beliau langsung menegur teman saya ketika dia meliat ke arah jam. ” iya iya mas, bentar lagi jam saya sudah mau habis, ga usah liat jam”

11. Nurul Qomariah (bu nurul/geo)

Saya juga tidak bisa banyak bercerita mengenai beliau, karena jam pelajaran beliau hanya sedikit (2 jam pelajaran), itu pun masih sering beliau berhalangan hadir. 

TO BE CONTINUED…..

©Putratanu

I love you, that’s all

WHEN YOU ARE ONLY 5 YEARS OLD, I SAID I

LOVE YOU

YOU ASKED ME: WHAT IS IT?

WHEN YOU ARE 15 YEARS OLD, I SAID I LOVE YOU.

YOU BLUSHED… YOU LOOK DOWN AND SMILE…

WHEN YOU ARE 20 YEARS OLD, I SAID I LOVE YOU.

YOU PUT YOUR HEAD ON MY SHOULDER AND

HOLD MY HAND… AFRAID THAT I MIGHT

DISSAPEAR…

WHEN YOU ARE 25 YEARS OLD, I SAID I LOVE YOU.

YOU PREPARE BREAKFAST AND SERVE IT IN

FRONT OF ME, AND KISS MY FORHEAD SAID:

YOU BETTER BE QUICK, IT’S GONNA BE LATE.

WHEN YOU ARE 30 YEARS OLD, I SAID I LOVE YOU.

YOU SAID: IF YOU REALLY LOVE ME, PLEASE

COME BACK EARLY AFTER WORK.

WHEN YOU ARE 40 YEARS OLD, I SAID I LOVE YOU.

YOU ARE CLEANING THE DINING TABLE AND SAID:

OK DEAR, BUT IT’S TIME FOR YOU TO HELP OUR

CHILD WITH HIS/HER REVISION…

WHEN YOU ARE 50 YEARS OLD, I SAID I LOVE YOU.

YOU ARE KNITTING AND YOU LAUGH AT ME 😀

WHEN YOU ARE 60 YEARS OLD, I SAID I LOVE YOU.

YOU SMILE AT ME 🙂

WHEN YOU ARE 70 YEARS OLD. I SAID I LOVE YOU.

WE SIT ON THE ROCK ING CHAIR WITH OUR

GLASSES ON. I’M READING YOUR LOVE

LETTER THAT YOU SENT TO ME 50 YEARS AGO…

WITH OUR HAND CROSSING TOGETHER…

WHEN YOU ARE 80 YEARS OLD, YOU SAID YOU LOVE ME!

I DIDN’T SAY ANYTHING BUT CRIED… THAT

DAY MUST BE THE HAPPIEST DAY OF MY

LIFE! BECAUSE YOU SAID YOU LOVE ME!!!

PLEASE APPRECIATE YOUR LOVED ONES..

SAY “I LOVE YOU” TO THEM TODAY!

[i love you] means i really care for you……

say it out but not to expect the return or

anything….

[i love you] is because there is a pure thoughts…

that was hoping this magical 3 words… can bring

you happiness and futurity…. .. and because of

having such pure thoughts…. . ppls which have true

heart to a person. give out all their courage to

tell :

I love you 🙂