1. Sri Partiwijani (Ibu Eni / Biologi)

Ibu Eni menurut saya guru yang baik, disiplin tinggi, berdedikasi, dan peduli dengan siswanya. Karakter yang sangat disiplin membuat siswanya sangat takut untuk telat mengumpulkan tugas, sekali telat nyawa taruhanya -hahaha-. 

2.Sulkan (abah sulkan/fisika)

Pertama kali bertemu dengan beliau, saya langsung tidur. Bisa jadi terhipnotis mantra fisika beliau yang luar biasa hebat. Setelah tertidur selama satu semester, akhirnya saya bangun, tapi habis gitu tidur lagi sih, kena mantra fisika lagi. Setelah melewati semester pertama -yang kena mantra tidur itu- , kemudian saya sadar kalo beliau sudah berubah, sudah tidak menggunakan mantra tidur lagi waktu mengajar, sekarang beliau mengajar dengan senyuman. cieeeh. 

3. Dra. Kasminarti (Ibu Min/kimia)

Selama tiga tahun saya belajar di SMA, beliau selalu menjadi pengajar kimia saya. Seingat saya, tidak sekalipun beliau nampak marah ketika mengajar saya. sabar sekali ketika menyampaikan materi. Banyak teman saya jadi tertarik bahkan jadi jago kimia ketika dibimbing beliau, kecuali saya, iya saya.

4.M.Sjamsul (Pak Sjamsul/matematika)

Beliau termasuk guru yang tidak gagap teknologi. Selalu menggunakan laptop dan LCD ketika memberikan materi. luar biasa kan
-sebenernya biasa aja sih, ga luar biasa banget-  

5. Dra Menik (bu menik/ b indo)

Beliau guru bahasa Indonesia, yang paling sering memanggil saya kedepan setelah ujian karena setiap ujian saya selalu salah menggunakan huruf kapital waktu menulis nama, iya cuma nama, iya tapi salah terus nulisnya, iya tapi itu kan kata ibunya, bukan kata penulis (titik)

6.Dra Siti Hindun (bu hindun / b Indonesia)

Tidak banyak yang bisa diceritakan dari ibu Siti Hindun selain betapa datarnya si ibu.

7. Endang Prihatin (bu endang / B Inggris)

Beliau relatif muda waktu itu -sebenernya ga muda muda amat sih-. 
yang saya ingat, lebih sering beliau bercerita tentang pengalamanya dibandingkan memberikan materi bahasa inggris, jadi bisa ngomong ngalor – ngidul sampai jam pelajaran selesai.

8. Drs Sugeng makmur (pak sugeng/ b ing)

Pak Sugeng relatif berkebalikan dari ibu Endang, lebih sering memberikan materi, tugas, mengajar di lab bahasa. Ga banyak juga yang bisa dicaritakan mengenai beliau, kecuali tugas tugasnya itu yang semlohe banyaknya.

9.Dra Herina reni (bu herina/ ekonomi)

Mau nilai tugas 90? ulangan 100? satu hal yang paling diingat dari beliau adalah tidak bakhil ketika memberikan nilai, bahkan sampe tumpé – tumpé. Beliau termasuk guru senior waktu itu, ketika saya naik ke kelas XI beliau pensiun dari kegiatan belajar mengajar.

10. Dra Kiswerdiningsih (bu kis/sosiologi)

Kesan pertama guru ini sangat garang dan penuh teror, karena di hari pertama pelajaran sosiologi waktu itu, beliau langsung menegur teman saya ketika dia meliat ke arah jam. ” iya iya mas, bentar lagi jam saya sudah mau habis, ga usah liat jam”

11. Nurul Qomariah (bu nurul/geo)

Saya juga tidak bisa banyak bercerita mengenai beliau, karena jam pelajaran beliau hanya sedikit (2 jam pelajaran), itu pun masih sering beliau berhalangan hadir. 

TO BE CONTINUED…..

©Putratanu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s