Kaum muda tentunya gemar dengan yang namanya traveling dan berwisata. Mengunjugi situs warisan dunia, menjadi salah satu tujuan wisata yang bukan saja menyenangkan tetapi juga dapat memperkaya wawasan dan pengalaman. Kita dapat belajar mengenai sejarah, geografi, keindahan luhur situs warisan dunia yang ada di Bumi.

National Geographic Travel membuat daftar dari 936 daftar situs warisan dunia yang diakui UNESCO, ada sepuluh situs dunia yang patut dikunjungi kaum muda. Salah satunya ialah pertunjukkan Wayang Kulit yang berasal dari Indonesia.

Wayang Kulit merupakan salah satu kesenian leluhur Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah. Boneka kayu tiga dimensi yang dikenal dengan sebutan wayang, menjadi salah satu repertoar yang dimainkan oleh dalang. Boneka kayu tersebut digerakkan di balik layar yang terbuat dari kain putih panjang yang membentang.

Pantulan bayangan boneka kayu dari kain putih menciptakan dramatisasi cerita sekuler yang dibalut religi. Ini menjadi sebuah seni pertunjukan di tangan seorang dalang yang lihai memainkan lakon.

Saat gerakan mistis adegan per adegan wayang dimainkan dalang, alunan musik gamelan, drum, gong, suling bambu mengiringinya. Cerita yang disuguhkan dalam pertunjukkan wayang mulai dari moralitas, epos India dan Persia, kritik, dan satir sosial. Dari wayang, snak-anak dapat belajar mengenai moral dan cerita kehidupan.

Selain Wayang Kulit terdapat sembilan situs warisan dunia lainnya. Di antaranya Karnaval Barranquilla, Kolombia. Karnaval ini menyuguhkan berbagai atraksi, koreografi tari, musik, dan kostum unik selama empat hari berturut-turut. Ini merupakan bentuk perayaan multikultural masyarakat Eropa, Afrika, dan akar adat Pantai Karibia.

Selanjutnya, Giant Causeway, County Antrim di Irlandia Utara yang merupakan formasi vulknik. Dekat dari lokasi itu terhampar sekitar 40 ribu bebatuan yang berbentuk heksagonal. Tempat ini terbentuk melalui proses vulkanologi selama 60 juta tahun yang lalu. Ketika lava cair dingin dengan cepat karena kontak langsung dengan air laut kontak lalu mengkristal menjadi pilar-pilar basal.

Sydney Opera House, Sydney, Australia, menjadi lokasi berikut. Bangunan ini memiliki arsitektur revolusioner panggung untuk seluruh dunia. Dengan struktur melengkung dari beton yang bebentuk meyerupai kerang besar. Sydney Opera House tersohor di dunia sebagai tempat seni petunjukan dan sebagai ikon kota Sydney.

Lokasi ini juga menjadi tempat pertunjukkan seni tersibuk di dunia dengan lebih dari 1.750 pagelaran setiap tahunnya.

Lalu, Colosseum, Roma, Italia. Sebuah tempat panggung teater berbentuk elips yang awalnya terselimuti batu kapur. Di bawahnya terdapat labirin bawah tanah, di mana terdapat terowongan dan kurungan. Dulunya, para gladiator dan binatang seperti badak, gajah, singa, harimau, buaya, dan fauna ganas lainnya yang dikandangkan sebelum pertunjukkan.

Masuk juga dalam daftar ini Sian Ka’an, Quintana Roo, Meksiko. Merupakan hutan mangrove yang tertutup Semenanjung Yucatán kerap dijadikan taman bermain air yang juga dipercaya sebagai sisa reruntuhan suku Maya yang misterius. Sian Ka’an, yang berarti “Di mana Langit itu Lahir” adalah cagar biosfer di pantai timur Semenanjung Yucatán yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Dilanjutkan dengan Serengeti National Park di Tanzania. Camp yang terletak di bawah langit Afrika ini merupakan tempat migrasi hewan terbesar di dunia tersohor sebagai wilayah konservasi yang dilindungi. Rusa, zebra, rusa ktub bersama hewan karnivora lainnya menjadi bintang di Serengeti National Park. Mereka membentuk sebuah komunitas terbesar di dunia, tempat ini juga merupakan pusat terkonsentrasinya predator besar di dunia.

Dinosaur Provincial Park, Alberta, Kanada. Merupakan taman situs fosil dinosaurus terbaik di dunia, menawarkan wisata safari anak untuk memahami dunia fosil. Para ahli telah menemukan lebih dari 35 species Dinosaurus di tempat ini.

Hawai’i Volcanoes National Park, Hawaii, ialah gunung berapi yang paling aktif di dunia dan masuk dalam daftar sepuluh situs yang wajib dikunjungi kaum muda. Menurut mitologi Hawaii, kaldera Halema‘uma‘u dari Kilauea adalah rumah api Pele – yang merupakan dewa api, petir, angin dan gunung berapi. Tempat ini merupakan tempat terbaik untuk mengamati bagaimana komponen-komponen geologis membentuk planet kita.

Situs terakhir adalah Göreme National Park dan Situs Batu Cappadocia, Turki. Lokasi ini memungkinkan kita melihat batu dengan bentuk yang mengagumkan. Central Turkey’s Göreme Valley awalnya merupakan wilayah kering batu vulkanik lalu tererosi sehingga membentuk batu yang luar biasa.

Bentuknya seperti menara yang menjulang tinggi dan berbentuk kerucut tajam sebagai tiangnya. Di ujungnya terdapat batu keras sebagai atapnya. Batu ini sering disebut cerobong peri. Di dalam batu tersebut para keluarga dapat bermalam, seperti hotel di dalam goa.
(Sumber: National Geographic Travel)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s