Bercerita tentang sebuah dongeng yang pararel dengan dunia nyata, buku Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh sukses membuat saya merasa kagum. Novel ini tidak membiarkan ceritanya berahir romantis seperti Romeo – Juliet, dan itu benar benar ahir yang saya harapkan. Buku ini pertama kali terbit pada tahun 2001, dan merupakan buku pertama dari serial SUPERNOVA.

Reuben dan Dimas pasangan gay yang diceritakan sebagai Ale dan Ferre di dalam buku, yang merupakan pasangan heteroseksual, memulai ceritanya ketika Ferre bertemu dengan seorang “putri” bernama Rana.  Rana adalah seorang reporter yang sudah menikah dan memiliki anak, Suaminya pun dari golongan terpandang. Namun, Rana merasa Ferre adalah yang teristimewa, seseorang yang selama ini dia cari.

Di satu sisi buku ini juga bercerita tentang seorang Diva, ia adalah karakter bintang jatuh. Seorang Pragawati dan pelacur kelas atas yang hanya mau dibayar dengan dolar. Diva adalah seorang wanita cantik, kaya, sangat menghikmahi ilmu, dan tidak terjebak dalam level materi dan fisik. Diva adalah seorang yang luar biasa sempurna. Diva yang bertemu di ahir cerita dengan Ferre memberikan kesan manis pada Ferre, mungkin semanis kue bolu yang dibuatnya.

Kehadiran seorang Bintang Jatuh dalam cerita ini, membuat semuanya menjadi tidak tertebak. Ada banyak sekali kejutan di dalam cerita ini. Romantis, tapi dari sisi yang berbeda, bukan romantisme klasik Romeo – Juliet.

©Putratanu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s