Diakhir pekan setelah rutinitas seminggu penuh, seringkali kita merasa jenuh atau bosan dengan rutinitas sehari hari. Tugu pahlawan yang kita kenal sebagai salah satu ikon kota Surabaya, Setiap hari Minggu pagi selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat, mulai dari anak anak, remaja, ataupun dewasa. Bukan tanpa alasan masyarakat suka mengunjungi Tugu Pahlawan, mereka dapat menghabiskan minggu pagi mereka dengan berolah raga, berburu barang barang murah, ataupun hanya sekedar ingin wisata kuliner.

Setiap hari minggu pagi ada banyak sekali pedagang pedagang kali lima yang berjualan, Mulai dari pedagang pakaian, alat alat rumah tangga, mainan, ataupun pedagang makanan. Hal ini tentunya menjadi alternatif liburan di akhir pekan.

Namun sayangnya setiap saya mengunjungi Tugu Pahlawan, saya melihat ada banyak sekali masyarakat yang membuang sampah makanan sembarangan, baik itu pengunjung maupun penjual yang berjualan di area Tugu pahlawan. Banyak pedagang pedagang kaki lima dan pengunjung yang tidak menjaga kebersihan lingkungan. Biasanya setelah “pasar pagi” tersebut selesai ada banyak sekali sampah sampah berserakan di sepanjang jalan, terutama sampah sampah plastik minuman, bungkus rokok, atau bungkus makanan. Hal ini tentunya sangat di sayangkan, selain mengotori jalan, sampah sampah tersebut beresiko masuk kedalam saluran air dan gorong gorong di sekitar daerah tugu pahlawan dan membuat para petugas kebersihan lebih berat lagi. Tentunya kita semua tau, persoalan sampah bisa menjadi masalah baru seperti banjir, sumber penyakit, kuman, dan lain sebagainya.

Saya sangat prihatin, sebagai kota terbesar kedua, sangat disayangkan jika masyarakat kota Surabaya tidak memiliki budaya membuang sampah pada tempatnya, padahal sudah banyak himbauan agar membuang sampah pada tempatnya. Sejak kita sekolah di bangku sekolah dasarpun sudah diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya. Meskipun terlihat remeh, namun sampah bisa menjadi masalah yang besar, apalagi Surabaya sempat menerima penghargaan Adipura dari pemerintah pusat.

Sesuai dengan slogan “Suroboyoku Bersih dan Hijau” mari kita budayakan membuang sampah pada tempatnya, tidak hanya di sekitar Tugu pahlawan saja namun juga di tempat lain. Mari kita ajak diri sendiri, teman dan anggota keluarga untuk mulai membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Jika kita optimis bahwa Surabaya akan menjadi kota yang nyaman dari sampah, maka kita juga harus berusaha menjaga lingkungan.

©Putratanu

berikut foto yang saya ambil tanggal 23 desember 2012

DSC_0360

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s