Review Kawasaki Ninja 150 RR 2012

Banyak perubahan yang dilakukan Kawasaki pada Ninja 150 RR lansiran tahun 2012 ini dibandingkan dengan varian sebelumnya, dan yang paling mencolok adalah bagian desain fairing dan bodi Ninja. Disain bodi dibuat terihat lebih aerodinamis dibandingkan pendahulunya, ini terlihat dari bagian buritan yang terlihat lebih pipih dan disain fairing yang sporty dan terlihat tegas –tapi menurut saya desain varian sebelumnya masih lebih oke-

rrrrr
Kawasaki Ninja RR 2012

Dari segi engine, Kawasaki Ninja 150 RR 2012 ini dibekali dengan engine 150cc, 2 stroke Engine, seri block mesin 1855 silver, KIPS, HSAS, Karburator Mikuni VM 28. Dengan engine bawaan pabrik ini Ninja 150 RR ini dapat melontarkan daya hingga 28.5 PS pada 11000 RPM which is jika dibandingkan dengan tenaga motor 150cc lain seperti Yamaha Vxion tahun 2016 dan CBR 150 tahun 2016 tenaga Ninja RR ini bisa dibilang besar (V-ixion 16,3 Hp ; CBR 150 16,6 Hp) dan torsi maksimum 20 Nm pada 2000 RPM dan sangat responsif. (Sekedar Tips, jika ingin mendapatkan akselerasi maksimal, sebaiknya anda mulai membuka Throttle persis sesaat sebelum kopling terlepas, jika diambil terlalu jauh maka akan terasa kehilangan banyak daya pada saat start). Varian ini memiliki akselerasi yang sangat baik, meskipun Top Speednya tidak terlalu garang, namun sensasi KIPS masih sangat terasa di putaran sekitar 8000 rpm keatas. Dengan kompresi 6,8 : 1 dan tangki yang “hanya” memiliki kapasitas 10.8L  Ninja 150 RR tergolong motor yang boros.

Ninja 150 RR 2012 ini dilengkapi dengan Double Disc Brake ( Depan dan belakang) yang dapat bekerja dengan memuaskan. Motor ini juga sudah menggunakan radiator sebagai sistem pendingin engine.

Ninja 150 RR 2012 juga memiliki suspensi belakang monoshock yang satabil tidak bumping tapi memang agak keras, but its very nice! Suspensi depan juga terasa sangat baik, sedikit lebih empuk daripada yang belakang. Motor ini sangat stabil untuk dikendarai pada kecepatan tinggi, namun tetap safety riding guys! salah – salah kalian bisa ngesot bareng sama ninjanya sekalian. Jok Kawasaki Ninja RR ini bentuknya split jok, joknya keras baik depan ataupun yang belakang.

Disamping besarnya daya engine dan suspensi yang bekerja dengan baik, sebenarnya Ninja 150 RR bukan motor yang nyaman untuk dikendarai, terutama di kota kota besar. Karena posisi berkendara yang memaksa pengendara sedikit merunduk, membuat pengendara cepat lelah, apalagi dalam kodisi macet, itu benar benar menyiksa! Selain itu engine ninja tipe ini mudah sekali panas dan panasnya engine terasa naik ke atas jika kita sedang berhenti di traffic light atau saat lalu lintas sedang macet. Super KIPS pada motor Ninja seri manapun sebenarnya sering mengalami macet dan akibatnya jadi lebih boros.  Satu lagi kekurangan dari pabrikan itu masalah ban. Pabrikan Kawasaki hanya membekali dengan ban IRC -non-tubeless- 90/90 (front) dan 110/90 (rear) yang kalau digunakan pada kecepatan diatas 120 km/jam itu rasanya seperti sudah tidak lengket dengan aspal, “sepatunya” mesti diganti yang lebih bagus biar ada grip lebih.

yyyy

Kesimpulan saya Kawasaki Ninja RR 2 stroke memang memiliki akselerasi yang mantap, handling yang stabil, rem yang pakem, perawatan yang relatif murah dan mudah karena bisa dilakukan sendiri dirumah dan suara khas dari mesin 2 tak yang garing, namun sebagai calon pembeli anda juga harus bersiap dan mempertimbangkan kekurangan dari motor ini, diantaranya boros (apalagi jika anda terbiasa membawa motor cube/moped/bebek) anda akan merasa ada perbedaan yang sangat jauh dalam hal konsumsi BBM belum lagi  oli samping yang harus ditambahkan kira kira dengan konsumsi 2000 km/liter. Selain itu seperti yang saya sudah katakan diawal, Super KIPS sering macet yang disebabkan oleh pemakaian yang hanya sesekali atau bisa juga dikarenakan tipe berkendara anda yang jarang memutar mesin hingga diatas 6000 rpm dan menurut saya motor ini tidak cocok dibawa untuk sehari hari, apalagi untuk anda yang selalu membawa ransel berat karena selain mudah panas ketika terjebak macet, posisi berkendara yang menuntut anda untuk sedikit membungkuk terasa sangat melelahkan.

Sekian informasi dari saya readers, semoga bermanfaat

©Putratanu

Berani tidak dikenal, Mati tidak dicari, Berhasil tidak dipuji, dan Gagal dicaci maki

Hanya sebuah catatan pinggir yang mungkin dapat mengingatkan jati diri seorang insan intelijen.

Terhadap prinsip sebagaimana tertera pada judul artikel ini, saya berkali-kali memberikan catatan yang agak berbeda sedikit, namun juga ada hal-hal yang tidak dapat ditawar sebagai prinsip yang harus dipahami seorang intel.

Silahkan dibaca….

“berani tidak dikenal” adalah salah satu prinsip dasar yang tidak dapat dibantah lagi dalam profesi seorang intel. Apabila kita bertemu/berkenalan dengan seseorang dan yang bersangkutan mengenalkan diri sebagai seorang intel, maka ia telah melanggar prinsip kerjanya sendiri. Penngecualian dapat saja terjadi ketika kita berada di dalam pertemuan komunitas intelijen, ataupun dalam rapat di lembaga pemerintah dimana kita mewakili institusi intelijen, atau bahkan dalam pertemuan internasional dimana pesertanya adalah kalangan intel. Penyakit ingin dikenal biasanya terjadi justru pada tahap awal menjadi seorang intel atau pada saat telah menduduki jabatan yang cukup tinggi. Ibaratnya seperti juga seorang yang baru belajar bela diri silat sabuk putih dengan sedikit kembangan, jurus, belebat dan tapak, kadang kebanggaan menjadi bagian dari perguruan silat melebihi kemampuannya dalam bela diri. Semantara, harga diri seorang pejabat intel, kadang meledak pada saat ada pihak-pihak meremehkannya, sehingga munculah perilaku ingin dikenal.

“mati tidak dicari” sebenarnya merupakan prinsip government denial atau penyangkalan pemerintah terhadap keberadaan seorang intel/agen yang hilang atau mati dalam sebuah operasi di negara lawan. Hal ini sangat penting guna meredam terjadinya konflik yang lebih besar antar negara, sehingga seorang agen yang ditugaskan di luar negeri secara mental selalu siap untuk dianggap tidak ada, dimana kematiannya-pun tidak akan dicari. Prinsip ini hampir tidak pernah diterapkan dalam operasi di dalam negeri, kecuali pada saat terjadi perang saudara atau pemberontakan yang besar.

“berhasil tidak dipuji” adalah sebuah prinsip yang dibangun untuk memupuk/membangun jiwa rendah hati seorang intel. Mengapa seorang intel perlu memeiliki kerendahan hati? Hal ini semata-mata demi kelangsungan hidupnya untuk membiasakan diri tidak mencari pujian atau berkompetisi semata-mata demi nama atau jabatan. Secara psikologis, manusia akan selalu senang dipuji atas keberhasilan/sukses dalam kehidupannya. Intel juga manusia yang haus akan pujian, namun pujian dalam dunia intelijen perlu direduksi guna menghindari lahirnya kesombongan/takabur yang sering menjerumuskan seorang intel dalam keadaan yang menyedihkan karena kesombongannya.

“gagal dicaci maki” adalah sebuah prinsip dimana tidak ada kata gagal dalam kamus pekerjaan seorang intel, sehingga hanya caci-maki yang akan diterima seorang intel yang gagal. Mengapa intel tidak boleh gagal? bukankah manusia wajar saja apabila gagal? Dalam kondisi ekstrim, hal ini berangkat dari prinsip keadaan perang dimana kegagalan seorang intel dapat mengakibatkan kematian atau kekalahan dalam perang sehingga tidak dapat diampuni. Apakah kita dapat hidup tenang apabila kegagalan kita menyebabkan kematian banyak sahabat dan rekan kerja kita. Kemudian prinsip tersebut diabadikan dalam dunia intelijen untuk mendorong seorang intel memaksimalkan skill, kemampuan, dan kreatiftasnya dalam menyukseskan pekerjaan operasionalnya. Saya berikan contoh sederhana yang secara filosofis dapat menjelaskan kondisi ini sbb:

Tugas yang diberikan oleh pimpinan secara mendadak adalah menghadiri pertemuan rahasia di Hotel Indonesia jam 3 dinihari tanggal XX bulan YY tahun 2010. Posisi anda pada jam 2 dinihari di Depok tanpa memiliki kendaraan bermotor. Beberapa kawasan menuju Hotel Indonesia banjir. Dapat dipastikan anda akan terlambat atau bahkan tidak dapat menghadiri pertemuan dimaksud. Apakah anda bisa melapor pada pimpinan dan menyampaikan maaf Pak saya gagal mencapai Hotel Indonesia jam 3 dinihari, sehingga tidak tahu isi pertemuan rahasia dimaksud. Silahkan dipikirkan masing-masing.

Semoga bermanfaat.
SW

#copy dari http://intelindonesia.blogspot.com/2010/12/berani-tidak-dikenal-mati-tidak-dicari.html#

Radikalisme, Fanatisme dan Kekerasan

Sejak peristiwa 9/11 yang hingga saat ini banyak diragukan sebagai aksi tunggal kelompok Al-Qaeda, di seluruh dunia dan khususnya di dunia Islam berkembang istilah radikalisasi agama yang dianggap sebagai penyebab menjamurnya terorisme. Meski berbagai media massa barat telah menyepakati untuk mempropagandakan Al-Qaeda sebagai musuh bersama umat manusia, namun terasa banyak kejanggalan dimana dalam periode tertentu akhirnya apa yg dipropagandakan sebagai musuh bersama itu ternyata sangatlah lemah baik dari sisi kemampuan maupun teknologi sehingga nyaris mustahil sebagai agen tunggal pelaku tindak terorisme di berbagai belahan dunia.

Apa sesungguhnya radikalisme yg sering dikumandangkan tersebut? radix (latin) yg berarti akar menjadi inti dari makna radicalism yg secara politik kemudian diarahkan kepada setiap gerakan yang ingin merubah sistem dari akarnya. Sejarah istilah radicalism tersebut bahkan lebih banyak digunakan dalam perjalanan pertentangan politik di Barat dan sangat jarang digunakan dalam dunia agama baik Islam, Kristen maupun yg lainnya. Agama lebih mengenal istilah fanatisme atau fanaticism yang hampir identik dengan keyakinan lahir bathin atas ajaran agama yang kemudian dalam perkembangannya juga dipergunakan dalam berbagai situasi sosial maupun aliran politik.

Radikalisme hampir selalu disebabkan oleh faktor eksternal dan internal yang terjadi secara simultan sebagai faktor penentu terciptanya proses radikalisasi. Sedangkan fanatisme hampir selalu merupakan proses internal terciptanya keyakinan di dalam hati kita yang bahkan tidak terlalu membutuhkan rangsangan dari eksternal.

Mengapa saya membuka artikel kali ini dengan peristiwa 9/11, hal ini untuk menegaskan bahwa 9/11 terlepas dari siapapun dalang di belakangnya adalah faktor eksternal utama yang menyebabkan terjadinya radikalisme agama di dunia Islam. Faktor lainnya adalah konflik di Palestina, okupasi Afghanistan dan Irak serta berbagai situasi yang yang menyebabkan sebagian umat Islam hidup dalam penderitaan dan ketidakadilan. Tentu saja argumentasi ini akan dibantah dengan tuduhan bahwa justru kelompok kecil radikal Islam seperti Al-Qaeda yang memulai terjadinya proses radikalisasi dengan motto anti Barat (AS dan sekutunya) serta mendakwahkan jihad kekerasan untuk melawan Barat. Persoalan ini perlu dikembalikan kepada sumber masalahnya yakni di Afghanistan sebagai tempat percobaan berbagai alat perang guna mendukung industri pertahanan Barat serta persoalan kepentingan politik Israel yang tidak menginginkan dunia Arab yang bersatu.

Islam sebagai gerakan politik merupakan satu-satunya yang potensial menjadi alternatif di saat kemenangan ideologi demokrasi liberal atas ideologi sosialisme-komunisme berkembang ke berbagai belahan dunia. Bagaimana mengatasinya? tentu diperlukan kecerdikan tersendiri yang menyentuh hati dan pikiran manusia di dunia bukan? Agama Kristen baik Katholik maupun Prostestan telah lama dikalahkan oleh ideologi demokrasi liberal dalam wilayah kekuasaan politik, melalui proses marjinalisasi agama dan pemisahan otoritas gereja dengan otoritas negara. Akhirnya saat ini, rohaniwan Kristiani hanya duduk di pinggir arena dengan seruan-seruan moral yang bahkan diabaikan oleh semangat kemanusiaan atau nama hak asasi dimana hukum agama (Tuhan) tidak dapat diberlakukan karena manusia lebih paham dan lebih berhak mengatur dirinya sendiri dengan nilai-nilai universal. Itulah sebabnya homoseksualitas dalam artian orientasi seks menjadi hak yang asasi, itulah pula sebabnya nilai-nilai universal manusiawi tersebut saat ini sangat dominan di dunia dan tentu saja hampir semua kitab suci telah ditutup karena tidak lagi sesuai dengan tuntutan manusia modern.

Umumnya dunia Islam saat ini sedikit banyak masih berpegangan kepada nilai-nilai keagamaan baik yang tebal maupun yang tipis dipermukaan. Terdapat sejumlah prinsip yang keras yang berpotensi mengganggu propaganda demokrasi liberal misalnya masalah penegakkan hukum syariah. Oleh karena itu diperlukan agen-agen perubahan untuk memarjinalkan ajaran Islam sebagaimana pernah terjadi terhadap ajaran Kristiani. Yaitu untuk keluar dari dunia politik kekuasaan dan hanya mengurusi masalah moral.

Salah satu cara yang paling berhasil dalam sejarah adalah melalui adu domba dengan melahirkan kelompok radikal dalam dunia Islam. Siapa mereka ? yaitu kelompok awal pendukung utama jihad kekerasan yang kemudian dapat diberikan label sebagai teroris yang teramat jahat, serta para pendakwah yang menganjurkan jalan kekerasan yang akan dibenci umat manusia di dunia.

Seluruh agama yang turun di dunia ini semuannya menghadapi pembangkangan dari umat manusia yang tidak mau tunduk patuh, bahkan sejumlah orang suci atau nabi juga mati terbunuh karena sebagian manusia akan terganggu dengan dakwah mereka. Berbagai kepentingan politik telah merusak intisari ajaran agama, dan manusia sangat lihai dalam menyusun argumentasi logis untuk membuat umat manusia bingung dan akhirnya meninggalkan agama karena terlalu repot dengan urusan dunia.

Sadar ataupun tidak, kitab-kitab yang diyakini politisi modern tentang demokrasi, liberalisme, sistem sosial, dan berbagai mekanisme hubungan antar anggota masyarakat serta nilai-nilai universal telah menggantikan kitab suci agama yang dalam abad-abad sebelumnya mendominasi kehidupan manusia. Apakah hal ini berarti atheisme menang? bukan begitu arahnya karena yang saya maksud adalah pada besar-kecilnya perhatian kita kepada kitab atau buku atau ajaran yang dominan kita yakini sebagai kebenaran walaupun relatif sifatnya.

Kembali pada isu radikalisme. Seperti saya ungkapkan sebelumnya, radikalisme dirangsang baik dari faktor eksternal maupun internal yang bekerja secara simultan saling terkait mempengaruhi satu dengan lainnya. Untuk keperluan itu diperlukan agent of influence dari luar maupun dari dalam sehingga akan memancing emosi murni yang dapat diproses menjadi radikal sebagaimana terjadi dalam diri sejumlah pelaku bom bunuh diri.

Agen dari luar adalah mereka yang memancing kemarahan dalam diri seorang Muslim, misalnya George Bush Junior yang menyatakan global crusade against terrorism, secara sadar ataupun tidak telah mendorong lahirnya kembali permusuhan Islam – Kristen. Namun pada saat yang bersamaan juga mendiskreditkan istilah crusade yang dalam sejarah Kristen memiliki nama harum. Jauh sebelum 9/11, umat Islam telah menyaksikan berbagai pembantaian seperti pembantaian Sebrenica dimana 8000 Muslim laki, perempuan dan anak-anak dibantai, sementara negara-negara Barat khususnya NATO tutup mata. Di Palestina dan Lebanon berbagai aksi kekerasan Israel saling berbalas dengan kelompok Muslim, ditambah lagi dengan konflik berkepanjangan di Afghanistan, Irak, dan Pakistan yang sedikit banyak juga dibumbui informasi tentang adanya terorisme. Dalam aspek yang lebih lunak, terjadi sejumlah marjinalisasi di Barat terhadap imigran Muslim, mulai dari pelarangan hijab di Perancis, pengetatan ketentuan imigrasi Uni Eropa, pelarangan menara mesjid di Swiss, serta berbagai tindak diskriminasi lainnya. Tentu tidak adil apabila artikel ini hanya melihat sisi langkah yang ditempuh Barat tanpa melihat fakta bahwa sebagian kecil kelompok Islam yang ada di Barat juga mengumandangkan kebencian dan mengancam stabilitas keamanan di Barat. Dengan kata lain terjadi situasi gayung bersambut dari kacamata keamanan.

Intelijen sangat jarang menghacurkan dari luar sebagaimana perang, adalah tugas utama intelijen untuk menghancurkan dari dalam. Sebagaimana terjadi dalam kasus Komando Jihad di Indonesia dahulu, dalam gerakan radikal Islam global tekniknya juga sama. Setelah prakondisi dipenuhi seluruhnya dengan puncak 9/11, maka justifikasi radikalisasi dilanjutkan di negara-negara berpenduduk Islam seperti Indonesia dengan maraknya berbagai serangan teror yang diawali dengan Bom Bali. Siapa para teroris Indonesia tersebut? mereka itulah yang dalam operasi intelijen menjadi agen utama Barat dalam merusak dan mengadu domba sesama Muslim dengan menciptakan perpecahan berdasarkan faham Jihad. Guru-guru mereka adalah sepandai Snouck Hugronje yang fasih berbahasa Arab dan pernah diterima Raja Arab Saudi sebagai akademisi ternama yang mampu melemahkan Islam di tanah jajahan Hindia Belanda.

Tampak jelas bahwa orang seperti Imam Samudra dkk memiliki keyakinan atas apa yang dilakukannya sebagai tindakan yang diridhoi Tuhan, padahal dalam strategi yang lebih besar, Imam Samudra dkk telah menjadi Agent of Influence yang luar biasa dalam proses pemantapan labeling radikal Islam di Indonesia. Hingga saat ini, tampak jelas bahwa terjadi kebingungan yang luar biasa dalam gerakan Islam garis keras di Indonesia. Kelompok FPI misalnya memilih jalan premanisme dengan pemaksaan kehendak, kelompok ABB beberapa kali berganti baju dalam merapatkan barisan jihad yang teroganisir, ada yang bersembunyi di balik gerakan pendidikan atau politik, serta berbagai manifest lainnya. Tentu saja masih ada gerakan bawah tanah yang memilih jalan teror sebagai keyakinan perjuangan untuk semakin memantapkan Islam sebagai agama teror. Pertanyaannya siapa yang diuntungkan? tentu saja ideologi demokrasi liberal yang semakin tampak mulia sebagai pilihan bersama yang disepakati.

Apakah berarti ideologi demokrasi liberal tersebut begitu buruk dan jahatnya ? Tentu tidak demikian melihatnya. Dari sisi sistem dan teori kekuasaan, sebenarnya tidak ada benar ataupun salah karena semua kembali kepada manusia pelaksanannya. Dalam Kekalifahan Islam yang Korup dan otoriter dimasa akhir Turki Usmani, tentunya kita menyaksikan keruntuhan Kalifah waktu itu lebih banyak disebabkan faktor internal dan bukan karena ajaran Islamnya. Dalam berbagai gerakan anti pemerintah di Timur Tengah dan Afrika Utara belakangan ini kita juga menyaksikan bahwa tindakan sewenang-wenang dari para diktator yang telah menyebabkan umat Islam bergerak melakukan perlawanan untuk keadilan.

Bagaimana dengan Indonesia? gerakan reformasi terjadi sebelum peristiwa 9/11, sehingga secara teori seharusnya Indonesia lepas dari isu terorisme yang dirancang sebagai perang global oleh AS. Namun ketakutan bahwa demokrasi di Indonesia akan banyak dipengaruhi oleh Politik Islam, menyebabkan dianggap perlu untuk menciptakan barriers (Penghalang) yang kuat terhadap gerakan Islam Politik, khususnya yang diilhami oleh Ikhwanul Muslimin (IM) dalam berbagai bentuknya. Sehingga terjadilah berbagai aksi teror di Indonesia yang merupakan jawaban untuk melemahkan posisi Islam sebagai ideologi untuk kekuasaan politik, hasilnya sekarang dapat kita lihat bahwa mayoritas rakyat Indonesia sebagaimana juga terjadi pada awal kemerdekaan lebih memilih faham nasionalisme dari pada agama. Lebih lanjut konsolidasi demokrasi menjadi semakin mapan. Sadar maupun tidak sadar, peranan mereka yang radikal dan menganjurkan kekerasan telah memberikan dampak menguatnya dukungan kepada demokrasi dan kebebasan.

Bagaimana kita menyikapinya? Bangsa Indonesia adalah bangsa yang luwes dan pandai menyesuaikan diri dengan perubahan. Atas pilihan-pilihan yang terjadi dalam catatan sejarah, tentunya kita perlu mengakhiri konflik internal yang disebabkan oleh ketidakmengertian akan strategi global yang menjebak setiap komponen bangsa untuk berkonflik berkepanjangan sehingga melupakan hal-hal yang lebih penting seperti mengurangi kelaparan dan kemiskinan, peningkatan pendidikan, pembangunan ekonomi yang merata, serta pembangunan jati diri kebangsaan Indonesia yang bermoral dan beragama.

Semoga bermanfaat,
Senopati Wirang

#copy dari http://intelindonesia.blogspot.com/2011/06/radikalisme-fanatisme-dan-kekerasan.html#

SUPERNOVA – Petir

Menceritakan tokoh Elektra, Dewi Lestari berusaha memunculkan karakter dengan ciri khas yang kuat. Dimulai dari cerita masa lalu Elektra dengan adiknya Wati, kedekatanya dengan Wijaya elektronik dan Eleanor, kepergian sang ayah,  Elektra si pawang petir, dan segala sesuatu selanjutnya yang berlangsung begitu saja. Sesuatu yang sama sekali tidak terbayangkan oleh Elektra sebelumnya.

Elektra anak dari seorang tukang servis elektronik, yang kurang gaul, yang pakaianya kebanyakan di dapat dari warisan warisan saudaranya, sementara Wati adik yang modis, selalu bergaya ketika di depan kamera, dan sempat punya pacar beberapa kali. Setelah ayahnya meninggal dunia dan di tinggal adiknya ke Tembagapura bersama suaminya, Elektra menjadi pengangguran yang ga jelas arah dan tujuanya, yang menganggap telor adalah barang mewah, sampai ahirnya surat konyol dari STIGAN diterimanya. Surat yang sama sekali dia tidak tau siapa pengirimnya, surat yang bisa membuat Elektra berbuat konyol, sampai sampai mencari pemakaman terdekat untuk membalas surat STIGAN ini. Ibu Sati, yang rumahnya tidak begitu jauh dari rumahnya, rumah yang ia anggap sangat menakutkan seperti rumah misterius milik nenek sihir ketika masih kecil dulu, sekarang menjadi rumah yang paling sering ia kunjungi untuk mengisi jam jamnya yang sebelumnya hanya terbuang buang di depan komputer untuk onlen seharian. Ibu sati, wanita keturunan india, yang senang sekali memberikan jawaban abu abu kepada Elektra,wanita yang menunjukkan pintu kepada Elektra, yang selanjutnya Elektra sendiri yang harus membukanya.

Supernova edisi ke tiga ini tidak menghadirkan motivasi atau inspirasi bagi pembacanya. Di tegah laris manisnya buku buku lokal yang manawarkan motivasi dan inspirasi, supernova menjadi buku yang mengajak kita untuk menjadi pembaca yang imajinatif. Tidak banyak novel lokal yang seperti ini sekarang (setidaknya saat saya menulis artikel ini). Dewi Lestari adalah penulis yang cerdas dengan imajinasi yang baik, ide idenya vulgar, tapi masih reasonable untuk di baca, bahkan recommanded menurut saya. So, ini buku yang bagus dan wajib di baca.

sekian ©Putratanu

Wayang Kulit Masuk Situs Dunia yang Patut Dinikmati Kaum Muda [Dari 936 daftar situs warisan dunia yang diakui UNESCO, ada sepuluh situs dunia yang patut dikunjungi kaum muda]

Kaum muda tentunya gemar dengan yang namanya traveling dan berwisata. Mengunjugi situs warisan dunia, menjadi salah satu tujuan wisata yang bukan saja menyenangkan tetapi juga dapat memperkaya wawasan dan pengalaman. Kita dapat belajar mengenai sejarah, geografi, keindahan luhur situs warisan dunia yang ada di Bumi.

National Geographic Travel membuat daftar dari 936 daftar situs warisan dunia yang diakui UNESCO, ada sepuluh situs dunia yang patut dikunjungi kaum muda. Salah satunya ialah pertunjukkan Wayang Kulit yang berasal dari Indonesia.

Wayang Kulit merupakan salah satu kesenian leluhur Indonesia yang berasal dari Jawa Tengah. Boneka kayu tiga dimensi yang dikenal dengan sebutan wayang, menjadi salah satu repertoar yang dimainkan oleh dalang. Boneka kayu tersebut digerakkan di balik layar yang terbuat dari kain putih panjang yang membentang.

Pantulan bayangan boneka kayu dari kain putih menciptakan dramatisasi cerita sekuler yang dibalut religi. Ini menjadi sebuah seni pertunjukan di tangan seorang dalang yang lihai memainkan lakon.

Saat gerakan mistis adegan per adegan wayang dimainkan dalang, alunan musik gamelan, drum, gong, suling bambu mengiringinya. Cerita yang disuguhkan dalam pertunjukkan wayang mulai dari moralitas, epos India dan Persia, kritik, dan satir sosial. Dari wayang, snak-anak dapat belajar mengenai moral dan cerita kehidupan.

Selain Wayang Kulit terdapat sembilan situs warisan dunia lainnya. Di antaranya Karnaval Barranquilla, Kolombia. Karnaval ini menyuguhkan berbagai atraksi, koreografi tari, musik, dan kostum unik selama empat hari berturut-turut. Ini merupakan bentuk perayaan multikultural masyarakat Eropa, Afrika, dan akar adat Pantai Karibia.

Selanjutnya, Giant Causeway, County Antrim di Irlandia Utara yang merupakan formasi vulknik. Dekat dari lokasi itu terhampar sekitar 40 ribu bebatuan yang berbentuk heksagonal. Tempat ini terbentuk melalui proses vulkanologi selama 60 juta tahun yang lalu. Ketika lava cair dingin dengan cepat karena kontak langsung dengan air laut kontak lalu mengkristal menjadi pilar-pilar basal.

Sydney Opera House, Sydney, Australia, menjadi lokasi berikut. Bangunan ini memiliki arsitektur revolusioner panggung untuk seluruh dunia. Dengan struktur melengkung dari beton yang bebentuk meyerupai kerang besar. Sydney Opera House tersohor di dunia sebagai tempat seni petunjukan dan sebagai ikon kota Sydney.

Lokasi ini juga menjadi tempat pertunjukkan seni tersibuk di dunia dengan lebih dari 1.750 pagelaran setiap tahunnya.

Lalu, Colosseum, Roma, Italia. Sebuah tempat panggung teater berbentuk elips yang awalnya terselimuti batu kapur. Di bawahnya terdapat labirin bawah tanah, di mana terdapat terowongan dan kurungan. Dulunya, para gladiator dan binatang seperti badak, gajah, singa, harimau, buaya, dan fauna ganas lainnya yang dikandangkan sebelum pertunjukkan.

Masuk juga dalam daftar ini Sian Ka’an, Quintana Roo, Meksiko. Merupakan hutan mangrove yang tertutup Semenanjung Yucatán kerap dijadikan taman bermain air yang juga dipercaya sebagai sisa reruntuhan suku Maya yang misterius. Sian Ka’an, yang berarti “Di mana Langit itu Lahir” adalah cagar biosfer di pantai timur Semenanjung Yucatán yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Dilanjutkan dengan Serengeti National Park di Tanzania. Camp yang terletak di bawah langit Afrika ini merupakan tempat migrasi hewan terbesar di dunia tersohor sebagai wilayah konservasi yang dilindungi. Rusa, zebra, rusa ktub bersama hewan karnivora lainnya menjadi bintang di Serengeti National Park. Mereka membentuk sebuah komunitas terbesar di dunia, tempat ini juga merupakan pusat terkonsentrasinya predator besar di dunia.

Dinosaur Provincial Park, Alberta, Kanada. Merupakan taman situs fosil dinosaurus terbaik di dunia, menawarkan wisata safari anak untuk memahami dunia fosil. Para ahli telah menemukan lebih dari 35 species Dinosaurus di tempat ini.

Hawai’i Volcanoes National Park, Hawaii, ialah gunung berapi yang paling aktif di dunia dan masuk dalam daftar sepuluh situs yang wajib dikunjungi kaum muda. Menurut mitologi Hawaii, kaldera Halema‘uma‘u dari Kilauea adalah rumah api Pele – yang merupakan dewa api, petir, angin dan gunung berapi. Tempat ini merupakan tempat terbaik untuk mengamati bagaimana komponen-komponen geologis membentuk planet kita.

Situs terakhir adalah Göreme National Park dan Situs Batu Cappadocia, Turki. Lokasi ini memungkinkan kita melihat batu dengan bentuk yang mengagumkan. Central Turkey’s Göreme Valley awalnya merupakan wilayah kering batu vulkanik lalu tererosi sehingga membentuk batu yang luar biasa.

Bentuknya seperti menara yang menjulang tinggi dan berbentuk kerucut tajam sebagai tiangnya. Di ujungnya terdapat batu keras sebagai atapnya. Batu ini sering disebut cerobong peri. Di dalam batu tersebut para keluarga dapat bermalam, seperti hotel di dalam goa.
(Sumber: National Geographic Travel)